Resiko Operasi Kanker Serviks Harus Diketahui

Resiko Operasi Kanker Serviks - GejalaKanker.net-,- Kanker serviks merupakan kanker yang dinyatakan sebagai salah satu kanker yang paling berbahaya bagi wanita. Umumya kanker ini disebabkan oleh human papiloma virus (HPV) yang bersarang di vagina.

Pola hidup yang tidak sehat merupakan salah faktor resiko yang cukup berpengaruh terhadap munculna kanker serviks. Misalnya saja, tidak memperhatikan kebersihan vagina dan jarang mengganti underwear.

resiko operasi kanker serviks

Resiko Operasi Kanker Serviks

Wanita yang sering merokok juga memiliki resiko yang lebih tinggi untuk terserang penyakit ini. Terutama mereka yang telah merokok selama bertahun-tahun. Oleh sebab itulah, ada baiknya Anda menghindari rokok karena dapat menyebabkan munculnya penyakit berbahaya seperti kanker serviks.

Selain itu, mereka yang sering menghirup asap rokok juga memiliki kemungkinan hingga 3 kali lebih besar terserang kanker serviks dibanding wanita yang tidak pernah bersentuhan dengan rokok. Pada rokok sendiri terdapat zat karsinogen yang menyebabkan meningkatnya aktivitas human papiloma virus pada serviks.

Sejumlah resiko operasi kanker serviks pun akan dirasakan oleh penderita, seperti :

  • Infeksi
  • Pendarahan
  • Cidera pada ureter
  • Terjadinya penggumpalan darah

Sementara itu dalam jangka panjang, resiko operasi kanker serviks akan menyebabkan :

  • Sulit melakukan hubungkan intim karena vagina menjadi lebih kering
  • Tidak mampu menahan air kecil
  • Terjadinya pembengkakan pada kaki dan tangan
  • Kulit terasa seperti terbakar didaerah panggul
  • menopause dini
  • Kemandulan

Pengobatan kanker serviks sendiri bisa dilakukan dengan beberapa cara, seperti :

  • Operasi/Surgery

Operasi kanker serviks akan dilakukan dengan mempertimbangan bebeapa hal seperti posisi dan penyebaran kanker serviks. Pertimbangan lain adalah apakah pasien akan kehilangan kesempatan untuk memiliki anak atau tidak?

  • Radiation Therapy

Radiation therapy atau terapi radiasi merupakan terapi yang menggunakan sinar X-Rays. Pada pengobatan ini, sinar X-Rays dengan level tinggi akan digunakan pada vagina agar dapat membunuh sel kanker. Nantinya, penggunaan X-ray tersebut juga akan dikombinasikan dengan operasi.

  • Chemoradiation

Chemoradiation atau kemoradiasi merupakan kombinasi dari kemoterapi dan radiasi. Kedua metode tersebut pun akan dilakukan sebelum operasi atau paska operasi untuk mengendalikan pendarahan dan rasa nyeri yang dirasakan pasien.

  • Chemotherapy

Kemoterapi merupakan pengobatan kanker yang menggunakan obat yang biasanya disebut cisplatin. Obat tersebut memang cukup efektif untuk membunuh sel kanker. Namun, kemoterapi sendiri memiliki efek samping yang lebih besar. Metode pengobatan ini dapat menyebabkan terjadinya perubahan fisik di semua bagian tubuh.

Dengan pengobatan kemoterapi, perkembangan sel-sel yang kurang baik akan terhenti. Namun sayangnya, sel baik juga akan ikut rusak sehingga pengobatan tersebut akan sangat menyiksa pasien.

Pada operasi pertama kanker serviks, biasanya akan dilakukan histerektomi atau proses pengangkatan rahim wanita. Setelah itu, operasi selanjutnya yang dilakukan adalah histerektomi radikal. Operasi tersebut digunakan untuk mengangkat leher rahim, tuba falopi, ovarium dan nodus limfa.